Mangunan sendiri tidak terlalu jauh sekitar 20 km tenggara kota Yogyakarta. Bisa ditempuh melalui jalur stasiun bis Giwangan Yogyakarta terus lurus menuju Imogiri dan mengambil jalan menuju ke Dlingo atau bisa juga di tempuh melalui jalan Wonosari, setelah melalui Piyungan ambil jalan ke kanan. Dua jalur itu semua naik turun bukit dan hutan dikanan-kiri, memberi kesan indah.
Sebaiknya kalau belum pernah kesana perlu bertanya penduduk agar tidak tersesat maklum tanda penunjuk arah tidak terlalu jelas, apalagi ketika mendekati kebun buah Mangunan jalan belok pertigaan kecil seperti masuk gang kampung, memang begitu kenyataannya, menyusur berkelok di antara dusun sepanjang bukit. Tapi jangan kawatir, jalannya bisa ditempuh dengan mudah dengan mobil atau sepeda motor asal mesinnya dalam kondisi bagus.
Licin jika hujanHarap ekstra hati-hati jika menggunakan sepeda motor pada saat hujan, infrastruktur jalan beraspal tidak terlalu bagus, turunan dan tanjakan pendek-pendek memerlukan kelincahan pengendara, tetapi sebenarnya relatif mudah saja ditempuh.
Masuk ke area perkebunan anda perlu membayar lima ribu rupiah per orang, tempat parkir tersedia cukup luas. Mobil maupun sepeda motor bisa sampai ke puncak bukit Mangunan. Tapi untuk mobil sebesar Isuzu Panther harus hati-hati karena jalannya sempit. Pemandangan di puncak bukit Mangunan sangat menawan.


Area CampingNampaknya memang sudah dipersiapkan diantara areal tanaman buah yang dikelola di kebun buah itu disediakan areal untuk berkemah, ada tiga titik perkemahan, yang paling depan areal 1 dekat pintu masuk yang dijaga Satpam.

Area 2 posisi ditengah antara area camping 1 dengan area camping 3 yang dipuncak

Area 3, posisi paling atas

Pertimbangan menentukan lokasi berkemah yang disediakan adalah ketersediaan sarana prasarana air, kemudahan mencapai tujuan. Untuk memilih area 3 yang paling atas dengan membawa peralatan perkemahan memerlukan tenaga ekstra tersendiri.

Just relax